Rayon PMII Raden Paku Komisariat UNU Sunan Giri Bojonegoro Gelar Harlah ke-19 dan Madrasah Intelektual Progresif
Dengan mengusung tema "Memaknai Kelahiran PMII Raden
Paku Sebagai Manivestasi Kader Transformatif" dengan harapan
bahwa diusia rayon yang menginjak 19 tahun ini dapat mencetak kader-kader yang
senantiasa selalu bergerak menuju perubahan yang lebih baik.
M. Imron Rosyadi, selaku ketua pelaksana dalam sambutannya
mengungkapkan rasa terimakasih terhadap pemerintah desa Plesungan yang telah
memfasilitasi tempat bagi PMII Rayon Raden Paku untuk menyelenggarakan kegiatan
ini dan seluruh peserta atas semangat serta partisipasinya dalam
kegiatan ini.
"Saya mewakili sahabat/i pengurus menyampaikan banyak
terimakasih kepada Pemerintah Desa Plesungan, terkhusus bapak kepala desa
karena telah memfasilitasi tempat bagi kami sehingga acara ini dapat terlaksana
dengan baik, kemudian juga saya sampaikan terimakasih terhadap seluruh peserta
yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan acara Harlah rayon yang dirangkai
dengan MIP ini," Ungkapnya.
Selaku ketua Rayon, dalam momentum sambutannya Habib Nur
Muhammad menyampaikan sebuah harapan yang besar terkait diadakannya momen
Harlah yang dirangkai dengan pelatihan Kaderisasi Non formal ini.
"Dengan di adakanya pelatihan ini tidak hanya sebagai
monentum saja tapi bagaimana MIP ini menjadikan sekolah atau madrasah bagi
mahasiswanya khususnya kader pmii di fakultas tarbiyah yang selanjutnya
berintelektual dan progregsif," Tuturnya.
Khoirur Rozikin selaku ketua komisariat dalam sambutannya
menyampaikan sebuah apresiasi sebesar-besarnya terhadap Pengurus Rayon Raden
Paku, karena Rayon Raden Paku ini merupakan Rayon progressif yang dalam 1
periode mengadakan 2 pelatihan kaderisasi non formal.
"Rayon Raden Paku ini merupakan salah satu Rayon paling
progresif, yang dimana dalam satu periode kepengurusan Rayon Raden Paku
mengadakan 2 pelatihan Kaderisasi non formal, yang dimana biasanya pada
momentum harlah selalu dirangkai dengan kegiatan Pelatihan Menejemen Tata
Organisasi (PMTO), namun pada Harlah tahun ini melihat dari urgensi dari
kebutuhan anggota Rayon maka momen harlah ini dirangkai dengan kegiatan MIP,
dan PMTO akan diadakan di akhir periode," Jelasnya.
M. Arya Fuadi yang dalam hal ini mewakili ketua PC PMII
Bojonegoro yang berhalangan hadir, dalam sambutannya menyampaikan sebuah pesan
yang sangat bermakna bagi peserta dan pengurus rayon raden paku.
"Saya berharap forum MIP ini tidak hanya selesai
diacara kali ini, melainkan selalu ada spirit pengawalan pendidikan
yang ada di Indonesia, mengingat bahwasannya indonesia telah berganti kurikulum
hampir lebih dari 16 kali, artinya harus ada spirit baru dan pengawalan dalam
dunia pendidikan terlebih di fakultas tarbiyah. jadikan forum ini sebagai transfer
of knowledge dan transfer of value. Dimana spirit
pembebasan harus selalu digaungkan oleh kita yang masih mengharapkan suatu
kemajuan di lingkup pendidikan, karena sebuah bangsa yang maju dapat
dilihat dari kualitas pendidikan itu sendiri," Terangnya.
Moh. Choiri Selaku kepala desa Plesungan juga menyampaikan
satu hal yang sangat luar biasa dalam sambutannya.
"Pendidikan adalah suatu hal yang menjadi kewajiban
bagi setiap orang. Namun yang perlu kita perhatikan dalam pendidikan ini
adalah mindset kita terhadap pendidikan itu sendiri.
Kebanyakan dari kita hanya menganggap pendidikan adalah sebuah sarana untuk
memperoleh kerja, sehingga kita hanya berlomba-lomba untuk mendapat nilai tanpa
melalui sebuah proses yang seharusnya. Dan tentunya hasil yang kita
dapatkan pun tidak akan maksimal ketika kita hanya menganggap pendidikan hanya
sebagai sarana untuk memperoleh sebuah jabatan semata," Pungkasnya.
Penulis : Ann Attaromi

0 Response to "Rayon PMII Raden Paku Komisariat UNU Sunan Giri Bojonegoro Gelar Harlah ke-19 dan Madrasah Intelektual Progresif"
Posting Komentar